Al-Bayyinah: 1-5
1. Orang-orang kafir Yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik tidak
akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang
nyata,
2. (yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Quran),
3. Di dalamnya terdapat (isi) Kitab-Kitab yang lurus.
4. Dan tidaklah berpecah belah orang-orang yang didatangkan Al kitab
(kepada mereka) melainkan sesudah datang kepada mereka bukti yang nyata.
5. Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan
memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus,
dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang
demikian Itulah agama yang lurus.
SHOLAT WAHYU PRAKTEK
Al-Qiyamah: 16-19
16. Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Quran karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya
17. Sesungguhnya atas tanggungan kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.
18. Apabila Kami telah selesai membacakannya Maka ikutilah bacaannya itu.
19. Kemudian, Sesungguhnya atas tanggungan kamilah penjelasannya.
Al-Ahzab: 43
43. Dialah yang men-Shalatkan (Praktek Sholat) dan malaikat-Nya,
supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang).
dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.
PRAKTEK SHOLAT (Memuliakan Allah)
Asy-Syuaraa’: 216-220
216. Jika mereka mendurhakaimu Maka Katakanlah: “Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan”;
217. Dan bertawakkallah kepada (Allah) yang Maha Mulia lagi Maha Penyayang,
218. Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk sholat),
219. Dan (melihat pula) perobahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud.
220. Sesungguhnya Dia adalah yang Maha mendengar lagi Maha mengetahui.
- 1. Wudhu, Mandi dan Tayammum
Al-Maidah: 6
6. Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mendirikan
shalat, Maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan
sapulah kepalamu dan kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu
junub Maka bersucilah, dan jika kamu sakit atau dalam atas beban (haid
dan nifas) atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh
perempuan (jimak suami istri), lalu kamu tidak memperoleh air, Maka
bertayammumlah secara bersih yang baik (dengan debu); sapulah mukamu dan
tanganmu dengannya. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia
hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya
kamu bersyukur.
An-Nisaa’: 43
43. Hai orang-orang yang beriman, janganlah dekati shalat, sedang
kamu dalam Keadaan tidak sadar, sehingga kamu mengerti apa yang kamu
ucapkan, dan tidak pula junuban (dalam perjalanan) kecuali dalam garis
hukum-Ku hingga kamu mandi. dan jika kamu sakit atau atas beban (haid
dan nifas) atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh
perempuan (jimak suami istri), kemudian kamu tidak mendapat air, Maka
bertayamumlah kamu secara bersih yang baik (suci); sapulah mukamu dan
tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema’af lagi Maha Pengampun.
Pada saat Sholat adalah menghadap kiblat
Al-baqarah: 150
150. Dan dari mana saja kamu (keluar), Maka Palingkanlah wajahmu ke
arah Masjidil Haram. dan dimana saja kamu (sekalian) berada, Maka
Palingkanlah wajahmu ke arahnya, agar tidak ada hujjah bagi manusia atas
kamu, kecuali orang-orang yang zalim diantara mereka. Maka janganlah
kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku (saja). dan agar
Ku-sempurnakan nikmat-Ku atasmu, dan supaya kamu mendapat petunjuk.
2. Mulai Berdiri Sholat
Al-Jin: 18-19
18. Dan Sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka
janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah)
Allah.
19. Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyeru-Nya
(mengerjakan ibadat), hampir saja jin-jin itu desak mendesak
mengerumuninya.
3. takbir (membesarkan Allah)
Saba’: 22-23
22. Katakanlah: ” serulah mereka yang kamu anggap (sebagai Tuhan)
selain Allah, mereka tidak memiliki (kekuasaan) seberat zarrahpun di
langit dan di bumi, dan mereka tidak mempunyai suatu sahampun dalam
(penciptaan) langit dan bumi dan sekali-kali tidak ada di antara mereka
yang menjadi pembantu bagi-Nya.
23. Dan Tiadalah berguna syafa’at di sisi Allah melainkan bagi orang
yang telah diizinkan-Nya memperoleh syafa’at itu, sehingga apabila telah
dihilangkan ketakutan dari hati mereka, mereka berkata “Apakah yang
telah difirmankan oleh Tuhan-mu?” mereka menjawab: (perkataan) yang
benar”, dan Dia-lah yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.
4. do’a Iftitah (pernyataan)
Al-An’am: 79
79. Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan
langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku
bukanlah Termasuk orang-orang yang mempersekutukan tuhan.
Al-An’am: 162-163
162. Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.
163. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian Itulah yang diperintahkan
kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada
Allah)”.
5. Membaca Al-Fatihah (Memuliakan,Pengakuan, Pernyataan, Permintaan)
Sebelumnya membaca ta’awudz
An-Nahl: 98
98. Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.
1. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
4. Yang menguasai di hari Pembalasan.
5. Hanya Engkaulah yang Kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan.
6. Tunjukilah Kami jalan yang lurus,
7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada
mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka
yang sesat.
Aamin…
6. Membaca ayat-ayat AlQuran atau surat-surat pendek yang sudah dipahami maknanya (Memuliakan Allah)
Contoh: Al-ikhlas atau Al Ashr atau ayat-ayat didalam alQuran semisal Al- Hasyr: 22-24
22. Dialah Allah yang tiada Tuhan selain Dia, yang mengetahui yang
ghaib dan yang nyata, Dia-lah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
23. Dialah Allah yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, yang Maha Suci,
yang Maha Sejahtera, yang Mengaruniakan Keamanan, yang Maha Memelihara,
yang Maha perkasa, yang Maha Kuasa, yang memiliki segala Keagungan, Maha
suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
24. Dialah Allah yang Menciptakan, yang Mengadakan, yang membentuk
Rupa, yang mempunyai asmaaul Husna. bertasbih kepadanya apa yang di
langit dan bumi. dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
7. Ruku’
Al-Baqarah: 42- 43
42. Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan
janganlah kamu sembunyikan yang hak (logis) itu, sedang kamu
mengetahui.
43. Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan
ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’.
Bacaannya
Subhaanakalloohumma robbanaa wa bihamdikalloohummaghfirlii (Maha Suci
Engkau ya Allah, Tuhan kami dan dengan memuji-Mu, Ya Allah ampunilah
aku) berdasar Qs. An-Nashr: 3
3. Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.
8. I’tidal (bangkit dari ruku’)
Mmembaca
sami’alloohu liman hamidah robbanaa wa lakal hamdu
(semoga Allah mendengar bagi orang yang memuji-Nya. Ya Tuhan kami, dan
bagi-Mu lah segala puji)berdasar:
Ath-Thur: 48
48. Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, Maka Sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan
bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri.
An-Naml: 59
59. Katakanlah: “
Segala puji bagi Allah dan Kesejahteraan
atas hamba-hamba-Nya yang dipilih-Nya. Apakah Allah yang lebih baik,
ataukah apa yang mereka persekutukan dengan Dia?”
Al-Qoshosh: 70
70. Dan Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia
, bagi-Nyalah segala puji di dunia dan di akhirat, dan bagi-Nyalah segala penentuan dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
9. Sujud
Al-Fath: 29
29. Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama
dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih
sayang sesama mereka
. kamu Lihat mereka ruku’ dan sujud mencari
karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka
mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam
Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, Yaitu seperti tanaman yang
mengeluarkan tunasnya Maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu
menjadi besarlah Dia dan tegak Lurus di atas pokoknya; tanaman itu
menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan
hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah
menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang
saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.
Membaca
sami’alloohu liman hamidah robbanaa wa lakal hamdu
(semoga Allah mendengar bagi orang yang memuji-Nya. Ya Tuhan kami, dan
bagi-Mu lah segala puji) berdasar:
Al-Hijr: 98
98. maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (shalat),
10. Duduk diantara dua sujud
Membaca
Allahummaghfirlii warhamnii wajburnii wahdinii war zuqnii
(Ya Allah ampunilah daku, kasihinilah daku, cukupkanlah daku,
tunjukilah daku dan berilah rezqi kepadaku)
Rujukan ayat:
Ali-Imraan: 16-17
16. (yaitu) orang-orang yang berdoa: Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya Kami
telah beriman, Maka ampunilah segala dosa Kami dan peliharalah Kami
dari siksa neraka,”
17. (yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang
menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu
sahur.
Al-Qashas: 56
56. Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang
yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang
dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau
menerima petunjuk.
11. Duduk At-tahiyat awal /(iftirosy)
Membaca tasyahud:
Attahiyyaatulillah washsholawaatu
wath-thoyyibaat. Assalaamu’alaika ayyuhan-nabiyyu warohmatulloohi wa
barokaatuh assalamu’alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahishshoolihin. Asyhadu
allaa ilaaha illallooh wa asyhaduanna muhammadan ‘abduhu wa rosuuluh
(Segala kehormatan itu kepunyaan Allah, begitu pula segala ibadah dan
segala yang baik-baik. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepadamu
wahai nabi, begitu pula rahmat Allah dan berkah-Nya. Mudah-mudahan
kesejahteraan dilimpahkan kepada kami dan kepada hamba Allah yang
sholeh-sholeh. Aku mengakui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan aku
mengakui bahwasanya Nabi Muhammad itu hamba-nya dan utusan-Nya)
Rujukan ayat:
An-Naml: 59
59. Katakanlah: “Segala puji bagi Allah
dan Kesejahteraan atas hamba-hamba-Nya yang dipilih-Nya. Apakah Allah yang lebih baik, ataukah apa yang mereka persekutukan dengan Dia?”
Ash-Shaffat: 181
181. Dan
Kesejahteraan dilimpahkan atas Para rasul.
Al-an’am: 54-55
54. Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang
kepadamu, Maka Katakanlah: “Salaamun alaikum. Tuhanmu telah menetapkan
atas Diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat
kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat
setelah mengerjakannya dan Mengadakan perbaikan, Maka Sesungguhnya Allah
Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
55. Dan
Demikianlah Kami terangkan ayat-ayat Al-Quran (supaya jelas jalan orang-orang yang saleh, dan supaya jelas (pula) jalan orang-orang yang berdosa.
Al-Ankaabut:27
27. Dan Kami anugrahkan kepda Ibrahim, Ishak dan Ya’qub, dan Kami
jadikan kenabian dan Al kitab pada keturunannya, dan Kami berikan
kepadanya balasannya di dunia; dan
Sesungguhnya Dia di akhirat, benar-benar Termasuk orang-orang yang saleh
Al-Ankabuut: 9
9. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh benar-benar akan Kami masukkan mereka ke
dalam (golongan) orang-orang yang saleh.
Ali-Imraan: 113-115
113. Mereka itu tidak sama; di antara ahli kitab itu ada golongan
yang Berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu
di malam hari, sedang mereka juga bersujud.
114. Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka
menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang Munkar dan bersegera
kepada (mengerjakan) pelbagai kebajikan;
mereka itu Termasuk orang-orang yang saleh.
115. Dan apa saja kebajikan yang mereka kerjakan, Maka sekali-kali
mereka tidak dihalangi (menenerima pahala) nya; dan Allah Maha
mengetahui orang-orang yang bertakwa.
AlMa’idah: 83-85
83. Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul
(Muhammad), kamu Lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan
kebenaran (Al Quran) yang telah mereka ketahui (dari Kitab-Kitab mereka
sendiri); seraya berkata: “Ya Tuhan Kami, Kami telah beriman, Maka
catatlah Kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al
Quran dan kenabian Muhammad s.a.w.).
84. Mengapa Kami tidak akan beriman kepada Allah dan kepada kebenaran yang datang kepada Kami
, Padahal Kami sangat ingin agar Tuhan Kami memasukkan Kami ke dalam golongan orang-orang yang saleh ?”.
85. Maka Allah memberi mereka pahala terhadap Perkataan yang mereka
ucapkan, (yaitu) surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedang
mereka kekal di dalamnya. dan Itulah Balasan (bagi) orang-orang yang
berbuat kebaikan (yang ikhlas keimanannya).
12. Duduk Tahiyyat akhir (Tawarruk)
Membaca tasyahud:
Attahiyyaatulillah washsholawaatu
wath-thoyyibaat. Assalaamu’alaika ayyuhan-nabiyyu warohmatulloohi wa
barokaatuh assalamu’alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahishshoolihin. Asyhadu
allaa ilaaha illallooh wa asyhaduanna muhammadan ‘abduhu wa rosuuluh
(Segala kehormatan itu kepunyaan Allah, begitu pula segala ibadah dan
segala yang baik-baik. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepadamu
wahai nabi, begitu pula rahmat Allah dan berkah-Nya. Mudah-mudahan
kesejahteraan dilimpahkan kepada kami dan kepada hamba Allah yang
sholeh-sholeh. Aku mengakui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan aku
mengakui bahwasanya Nabi Muhammad itu hamba-nya dan utusan-Nya)
Membaca sholawat:
Allahumma sholli ‘alaa muhammad wa ‘alaa aali
muhammad, kamaa shollaita ‘alaa aali ibroohiim, wa baarik ‘alaa muhammad
wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohiim. Fil
‘aalamiina innaka hamiidum-majiid. (Ya Allah, berilah shalawat kepada
nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana Engkau
telah memberi shalawat kepada keluarga nabi Ibrahim. Dan berilah berkah
kepada nabi Muhammad dan keluarga nabi Muhammad, sebagaimana Engkau
telah memberi berkah kepada keluarga Nabi Ibrahim. Di dalam semesta alam
ini, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mulia dan Maha Terpuji)
Rujukan ayat:
Al-Ahzab: 56
56.
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat
untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi
dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.
An-Nahl: 120-123
120.
Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat
dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. dan sekali-kali
bukanlah Dia Termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan),
121. (lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah. Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus.
122. Dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia. dan Sesungguhnya Dia di akhirat benar-benar Termasuk orang-orang yang saleh.
123. Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): “Ikutilah agama
Ibrahim seorang yang hanif” dan bukanlah Dia Termasuk orang-orang yang
mempersekutukan tuhan.
Al-Baqarah: 130
130.
Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan
orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah
memilihnya di dunia dan Sesungguhnya Dia di akhirat benar-benar Termasuk
orang-orang yang saleh.
13. Salam (Assalamu’alaikum warohmatullah)
An-Nahl: 32
32. (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam Keadaan baik oleh Para Malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): “
Salaamun’alaikum, masuklah kamu ke dalam syurga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan”.
At-taubah: 71
71. Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian
mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. mereka
menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar,
mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan
Rasul-Nya.
mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
14. Setelah selesai Sholat maka bertasbih kepada Allah
An-Nisaa’: 103
103. Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah
Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. kemudian
apabila kamu telah merasa aman, Maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana
biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya
atas orang-orang yang beriman.
Al-Israa’: 110
110. Katakanlah: “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. dengan
nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai Al asmaaul husna (nama-nama
yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan
janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua
itu”.
Catatan:
- Sholat dapat dilakukan sesuai kondisi yaitu berdiri, duduk atau berbaring (Yunus:12, Ali-Imran: 191,An-Nisa’: 103)
- Setiap membaca alquran isyarat sikap tangan adalah sedekap di dada pertanda tunduk (Al-Qashash: 32)
- Didalam duduk tasyahud berisyarat dengan jari telunjuk seirama waktu bertasbih (Ali-Imraan: 41, Maryam:11)
- Dalam melaksanakan proses sholat dilarang membaca hal-hal diluar
ketentuan alquran karena makna sholat hanya untuk memuliakan Allah, Do’a
sebaiknya diutarakan setelah selesai sholat atau diluar sholat
.(Al-a’raaf: 55-56, Al-Mu’min: 60, Alam-Nasyrah: 7)
- Sholat didirikan tepat pada waktunya (An-nisaa’: 103)
APLIKASI SHOLAT DAN WAKTU-WAKTUNYA
- Sholat 5 waktu
Al-Israa’: 78
78. Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir (Dhuhur)
sampai gelap malam (Isyak) dan (dirikanlah pula shalat) Fajar.
Sesungguhnya bacaan fajr itu disaksikan (oleh malaikat).
Hud: 114
114. Dan dirikanlah sholat itu pada kedua tepi siang (dhuha dan
ashar) dan pada bahagian permulaan daripada malam (Maghrib).
Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa)
perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang
ingat.
Al-Baqarah: 238
238. Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat
wusthaa[ashar]. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.
An-Nuur: 58
58. Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan
wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara
kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) Yaitu:
sebelum sholat fajar, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di
tengah hari (dhuhur) dan sesudah sholat Isya’. (Itulah) tiga ‘aurat bagi
kamu. tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari
(tiga waktu) itu. mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan)
kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat
bagi kamu. dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.
2. Mengqoshor sholat
An-Nisaa’: 101
101. Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, Maka tidaklah mengapa
kamu men-qashar sholat(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir.
Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu,
3. Sholat dalam keadaan perang
An-Nisaa’: 102
102. Dan apabila kamu berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu
kamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, Maka hendaklah
segolongan dari mereka berdiri (shalat) besertamu dan menyandang
senjata, kemudian apabila mereka (yang shalat besertamu) sujud (telah
menyempurnakan serakaat), Maka hendaklah mereka pindah dari belakangmu
(untuk menghadapi musuh) dan hendaklah datang golongan yang kedua yang
belum sholat, lalu sholatlah mereka denganmu, dan hendaklah mereka
bersiap siaga dan menyandang senjata. orang-orang kafir ingin supaya
kamu lengah terhadap senjatamu dan harta bendamu, lalu mereka menyerbu
kamu dengan sekaligus. dan tidak ada dosa atasmu meletakkan
senjata-senjatamu, jika kamu mendapat sesuatu kesusahan karena hujan
atau karena kamu memang sakit; dan siap siagalah kamu. Sesungguhnya
Allah telah menyediakan azab yang menghinakan bagi orang-orang kafir
itu.
4. Sholat jum’at
Al-Jumu’ah: 9-11
9. Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat
Jum’at, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah
jual beli. yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
10. Apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka
bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya
kamu beruntung.
11. Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka
bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri
(berkhotbah). Katakanlah: “Apa yang di sisi Allah lebih baik daripada
permainan dan perniagaan”, dan Allah Sebaik-baik pemberi rezki.
5. Sholat dalam perjalanan
Al Baqarah: 239
239. Jika kamu dalam Keadaan takut (bahaya), Maka Shalatlah sambil
berjalan atau berkendaraan. kemudian apabila kamu telah aman, Maka
sebutlah Allah (shalatlah), sebagaimana Allah telah mengajarkan kepada
kamu apa yang belum kamu ketahui.
6. Sholat Malam
Al-insaan: 26
26. Dan pada sebagian dari malam, Maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang dimalam hari.
Qaaf: 40
40. Dan bertasbihlah kamu kepada-Nya di malam hari dan Setiap selesai sholat.
Az-Zumar: 9
9. (apakah kamu Hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang
yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia
takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya?
Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang
yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat
menerima pelajaran.
Al-Muzammil: 1-4
1. Hai orang yang berselimut (Muhammad),
2. Bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya),
3. (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit.
4. Atau lebih dari seperdua itu. dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan.
7. Tahajud
Al-Israa’: 79
79. Dan pada sebahagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu
ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat
yang Terpuji.