Follow by Email

Rabu, 23 Januari 2013

Merintis Usaha Manisan Buah

Jakarta - Saya ingin memulai usaha manisan buah jambu di Medan dengan melibatkan masyarakat tidak mampu. a. Apa saja yang harus saya persiapkan, selain pasokan buah jambu yang cukup banyak di wilayah kami? b. Bagaimana mempersiapkan perhitungan modal awal usaha tersebut? c. Apa saja yang harus saya lakukan agas bisnis bisa berkembang dan kelak saya bisa memasok usaha saya ke berbagai supermarket dan toko-toko? Saya berharap ada masukan dan tips-tips untuk merintis usaha ini. Jawaban: Ini suatu bentuk bisnis yang mengagumkan karena Bapak melakukan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat sekeliling sehingga akan membuat roda ekonomi di daerah tersebut akan bergerak. Dan ini juga suatu bisnis mutualisme yang saling menguntungkan karena Bapak bisa mengkontrol hasil buah Jambu yang diproduksi para petani sesuai harapan mutu produksi. Di sisi lain para Petani bisa memiliki harapan bahwa produksinya akan dipertimbangkan untuk dibeli oleh Bapak. A. Saya yakin bahwa Bapak sudah melakukan suatu bisnis survei dengan memperhatikan dan memahami bahkan mungkin mencobanya walaupun dalam skala kecil seluruh hal yang berkaitan dengan bisnis ini sebelum menetapkannya sebagai bisnis pilihan. Dengan melakukan penjajakan dan pendalaman atas bisnis tersebut maka kita akan dengan jelas mengetahui langkah-langkah apa saja yang harus dipersiapkan dalam memulai bisnis ini. Bahkan kita bisa mengetahui secara persis: 1. Bagaimana menjalankan operasional bisnis ini dari sejak penyediaan/pembelian produk mentah. 2. Penyimpanan stok. 3. Proses pembuatan produk mentah menjadi produk siap jual. 4. Distribusi produk, pemasaran. 5. Promosi produk, sampai dengan penerimaan hasil penjualan dan pengalokasian anggaran sesuai rencana operasional bisnis. 6. Selain itu Bapak juga harus mempersiapkan alat-alat perlengkapan yang akan dipergunakan dalam operasional dan proses produksi. 7. Menetapkan tempat untuk bisnis akan dijalankan. 8. Tenaga karyawan produksi, penjualan, administrasi dan lain sebagainya. 9. Jadi keseluruhan hal-hal tersebut di atas akan menjadi dasar pertimbangan Bapak untuk membuat Proyeksi Keuangan yang akan berperan besar dalam menentukan modal, harapan keuntungan, dana operasional, Investasi, rencana ekspansi bisnis dan lain-lain B. Faktor pembentuk modal sudah dijelaskan di atas. Metode penghitungan bisa dilakukan dengan jangka waktu minimal tertentu misalnya 1 tahun, atau mencari titik Break Event Point (BEP) dengan cara membandingkan total biaya dengan proyeksi revenue/pendapatan. Kelebihan metode ini bisa menentukan kapan bisnis bisa berjalan dengan pendanaan mandiri yang berasal dari hasil pendapatannya. C. Jika Bapak sudah melakukan segala hal yang kami jabarkan pada poin a di atas maka cobalah Bapak mengenali dan menganalisa bisnis secara mendalam, bahkan kalau mungkin pernah merasakan pengalaman pahit dan manis dalam mencobanya dalam skala kecil. Dengan melakukan hal itu diharapkan Bapak akan menemukan Faktor Kritikal yang menentukan Sukses atau Gagalnya Bisnis ini. Biasanya faktor-faktor tersebut adalah Mutu atau Kualitas Produk, Harga, Sistim Distribusi, Pelayanan, Komitmen Pemilik Bisnis dan Faktor Eksternal seperti Lingkungan, Perilaku Konsumen, Produk Pesaing dan lain-lainya. Keseluruhan faktor tersebut ditambah dengan skill dan kompetensi Bapak untuk bisa berhubungan dengan para Supermarket dan Toko-Toko Besar akan menambah tinggi rasio kesuksesan. Namun biasanya mereka mempersyaratkan Pembayaran di akhir periode berdasarkan produk yang laku. Hal ini akan berpengaruh pada kondisi Keuangan atas bisnis Bapak ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar